Outlet Ramen Level Up  (Sumber : Website Jago Kuliner Indonesia)

Pikiran Publik - PT. Jago Kuliner Indonesia (JKI), perusahaan yang mengelola waralaba Ramen Level Up, dikabarkan menunggak gaji karyawannya selama 3 bulan, terhitung sejak Februari 2024 hingga Juni 2024. Hal ini memicu keresahan dan kekecewaan para karyawan, yang terpaksa harus bekerja tanpa menerima upah yang layak.

Menurut informasi dari sumber internal perusahaan, penundaan gaji ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada bulan Januari 2024, gaji karyawan juga sempat tertunda, meskipun pada akhirnya dibayarkan. Namun, untuk bulan Februari, Maret, April, dan Mei, gaji belum kunjung diterima.

Para karyawan yang terdampak penundaan gaji ini mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka terpaksa harus mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan lain, meminjam uang, atau bahkan menjual barang-barang pribadi.

Situasi ini semakin diperparah dengan minimnya komunikasi dari pihak perusahaan. Manajemen JKI dikabarkan tidak memberikan penjelasan yang jelas terkait alasan penundaan gaji dan kapan gaji akan dibayarkan. Hal ini membuat para karyawan merasa tidak dihargai dan dirugikan.

Beberapa karyawan telah melaporkan kasus ini ke Dinas Ketenagakerjaan setempat. Mereka berharap agar pihak berwenang dapat membantu menyelesaikan permasalahan ini dengan segera.