Pelaku Penganiayaan anjing di Kendari minta maaf

Pikiran Publik - Terekam aksi penganiayaan anjing yang beredar di media sosial dilakukan oleh dua pria di Kendari, Sulawesi Tenggara.


Pada video tersebut terlihat dua pemuda melakukan penganiayaan terhadap seekor anjing dengan menyeret binatang tersebut ke jalan raya.


Aksi penganiayaan anjing itu diketahui direkam oleh rekannya yang juga ada di lokasi sembari mengendarai sepeda motor.


Dalam rekaman itu, terlihat dua orang pria sedang mengendarai sepeda motor berboncengan sambil menyeret seekor anjing berwarna coklat.


Sebelum melakukan penganiayaan anjing itu kedua pria itu hanya menenteng hewan malang itu dan bersiap mengendarai sepeda motornya.


Lalu, tanpa diduga saat motor berjalan tiba-tiba saja kaki anjing itu dipegangi dan kepalanya terseret di jalan raya.


Tindakan penganiayaan anjing itu membuat binatang berkaki empat tersebut tidak berdaya.


Terdengar dalam video tersebut ucapan dari seseorang dibalik layar kamera sambil tertawa berkata, “we udah we kasihan, we kasihan,”.


Berdasarkan informasi, setelah menyeret anjing tersebut kemudiaan dibuang di pinggir jalan.


Tanggapan Para Pecinta Hewan Terhadap Kasus Penganiayaan Anjing.

Diketahui bahwa kejadiaan penganiayaan anjing itu terjadi di sekitar Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kendari.


Tindakan penganiayaan anjing ini mendapat kecaman dari komunitas pecinta hewan di Kendari.


Aksi tersebut sangat disayangkan dan dikecam karena telah melakukan penyiksaan terhadap sekor anjing dengan menyeretnya di jalan raya.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua pecinta hewan Kendari Bobby Setiawan Benny Nur, dirinya sudah melihat video viral tersebut dan sangat mengecam tindakan itu.


Pihak pecintan hewan Kendari juga masih mencoba menelusuri kasus ini untuk mencari informasi siapa pelaku penganiyaan anjing tersebut.


Menurut Bobby, anjing memang hewan yang sedikit berbahaya, namun tindakan keji itu tidak bisa dibenarkan sama sekali.


Tidak sepantasnya hewan tersebut disiksa sampai sebegitunya, meskipun anjing memang membahayakan.


Bobby juga berkata, kalau saja anjing itu sehat pasti akan melakukan perlawanan dan mengigit para pelaku tersebut.


Jika sudah seperti itu bisa saja pemuda itu terkena rabies, jelas bobby.


Ketua pecinta satwa itu juga menegaskan untuk kedua pelaku dicari dan ditangkap, agar tidak terjadi kasus serupa dan untuk pemebelajaran.


Pelaku Penganiayaan Anjing Menyerahkan Diri.

Usai video perbuatan kejinya itu tersebar di sosal media, pelaku penganiayaan anjing itu akhirnya menyerahkan diri sendiri ke kantor polisi.


Hal tersebut di konfimasi langsung oleh Kalporesta Kendari Kombes Pol Eka Fathurrahman pada Senin, 17 Juli 2023.


Pemeriksaan kepada pelaku penganiayaan seekor anjing itu langsung di lakukan pihak kepolisian.


Akhirnya, tiga terduga pelaku penganiyaan anjing tersebut memberikan klarifikasi terkait video viralnya itu.


Satu orang pelaku yang diketahi berinisial R itu mengatakan bahwa dirinya dan rekannya hanya berniat untuk memindahkan anjing itu ke pinggir jalan.


Pria berinisial R itu juga menjelaskan tindakannya itu hanya untuk mengamankan anjing tersebut usai tertabrak mobil.


Selain itu, dirinya juga memohon maaf atas perbuatan dan ucapan rekannya yang merekam video sehingga menimbulkan asumsi dari warganet bahwa sedang terjadi penganiyaan terhadap binatang.


Sedangkan, terkait cara memegang anjing tersebut yang terlihat seperti menyeret, R mengaku dirinya takut sehingga memegang dengan cara yang salah.


Atas keterangan tersebut pihak kepolisian masih akan tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap ketiga pelaku di bawah umur ini.



Penulis : Muhammad Miko Prayoga